Fashion Collaboration

Banyak sekarang brand-brand fashion yang berkolaborasi dengan influencer, artis atau bintang film, biasanya dengan menuliskan "nama brand X nama seleb". Simbol X itu adalah untuk "kolaborasi". Hal ini sudah terjadi sejak lama, jika melihat sejarah fashion, kolaborasi sudah dilakukan oleh desainer Elsa Schiaparelli dengan Salvador Dali di tahun 1937 dan 1938. Pertama berkolaborasi, Salvador Dali memberikan "lukisan" lobster besar di gaun panjang feminin khas desainer Elsa, dan kolaborasi ini bisa dibilang sukses. Kolaborasi juga tidak melulu harus dengan seorang seniman atau public figure, kolabs, demikian fashionista menyebutnya, bisa dilakukan dengan brand lainnya yang bisa saling melengkapi.

 

Kolaborasi bentuknya bisa berbagai macam, yang paling umum adalah dengan menjadikan artis atau public figure itu brand spokesperson atau brand ambassador atau ikut dalam tim desain mempersiapkan koleksi, misalnya sebagai konsultan, memberikan masukan-masukan. Tujuan kolaborasi adalah untuk memberikan pilihan eksklusif dan juga untuk melebarkan market dengan membidik fans si public figure. Bersamaan dengan kemunculan public figure di tengah masyarakat maka diharapkan, brand yang disusungnya juga terlihat dan dikenal. Kolaborasi dianggap sukses bila kedua belah pihak terangkat namanya dan penjualan meningkat.
 
( Sumber : www.fashioninsiders.co)