High Street Fashion Dari Masa ke Masa

High-street fashion telah melewati beberapa dekade dengan meninggalkan style-style yang populer untuk setiap masanya. Berikut beberapa diantaranya, high-street fashion di era modern.

1960

Di era ini high-street fashion capai puncak kepopulerannya, style yang menjadi icon adalah mini skirt dan stocking, termasuk juga munculnya brand-brand fashion yang menyediakan high-street product, misalnya Marks & Spencer dan Top Shop.

1970

Era ini sering disebut juga era siluet feminin dan romantis, motif bunga sangat populer digemari baik oleh perempuan maupun laki-laki. Brand yang jadi juaranya adalah Laura Ashley, karena semua produknya selalu bunga. Style seperti denim, detail flare pada dress, skirt dan tunik jadi unggulan era ini, dikenal juga dengan style Boho (Bohemian) yang menggabungkan antara unsur etnik Indonesia dan style modern.

1980

Ditandai dengan bangkitnya kaum perempuan untuk menunjukkan eksistensinya, yaitu dengan memasuki dunia kerja profesional, high-street fashion mengikuti fenomena ini, maka fashion di era 80an ini cenderung bergaya tailored, bahu kokoh dengan padding, dan gaya coordinate blazer & pants atau blazer & skirt menjadi populer

 

(sumber: www.lovetoknow.com, https://dictionary.cambridge.org)