Jeans vs Denim vs Chambray

Jeans adalah produk celana panjang yang dibuat dari bahan denim. Sebetulnya sebelum denim ada, jeans sudah diproduksi dengan menggunakan bahan katun tebal dari India yang sudah beratus tahun dibuat, selain itu juga dibuat dengan menggunakan bahan katun corduroy yang diproduksi pabrik tekstil di Genoa, Italia. Dalam bahasa Perancis mereka menyebut Genoa dengan kata berbunyi "jeans" dari situlah istilah ini muncul. Produsen tekstil di Perancis tepatnya di kota kecil de Nims berusaha membuat bahan yang mirip, dihasilkanlah bahan katun tebal dengan konstruksi twill (tekstur diagonal) yang ditenun dari 2 warna benang yang berbeda, biru dan putih, mereka lalu menyebutnya "denim"

Celana jeans dibuat pertama kali oleh penjahit bernama Davis dari bahan denim untuk pekerja tambang, karena bagian saku dan bagian zipper paling sering robek, maka diperkuat olehnya menggunakan kancing kecil tembaga, dan itu menjadi ciri khas celana jeans hingga saat ini (perhatikan kancing kecil di saku), Davis membeli bahan ini dari toko milik Levi Strauss seorang German yang pindah ke Amerika dan membuka toko kelontong. Berdua mereka lalu mempatenkan model celana jeans ini dan lahirlah merek Levi's di tahun 1873.

Chambray diciptakan bertahun-tahun kemudian, tidak jelas tepatnya di tahun berapa. Walaupun menggunakan warna benang sama biru dan putih, konstruksi tenunannya berbeda dengan denim. Konstruksi tenun chambray lebih simpel, yaitu tenun plain, mirip anyaman tikar. Kedua bahan ini juga menggunakan serat katun, hanya ketebalan benang yang membuatnya berbeda, chambray lebih ringan dan tipis. Denim dan chambray tampak mirip. Bagi yang kurang suka denim karena tebal dan berat, pilihannya adalah chambray.

Nah, itulah perbedaan dari ketiga istilah tekstil, jeans, denim dan chambray.

*sumber: wikipedia, www.historyofjeans.com, www.propercloth.com

rivet-reinforced, kancing tembaga mungil yang memperkuat saku, jadi ciri khas jeans

(sumber: www.today.com)